Soppeng adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan berbagai macam keunikan yang dimilikinya daerah ini juga dikenal dengan nama kota kalong, mengapa? karena kalong atau kalelawar yang bergelantungan di pohon asam yang berada di pusat kota yang menjadi pemandangan menarik setiap hari. Kabupaten Soppeng mempunyai jejak sejarah yang panjang. Nama Soppeng pun tertuang dalam kisah sastra Bugis terpanjang di dunia yaitu I La galigo dan lontara-lontara Bugis (kitab-kitab suku Bugis)  terdahulu.

Sekitar Abad ke 11 Masehi, sudah ada sebuah kerajaan yang bernama Bulu Matanre di Soppeng, kerajaan ini juga terdiri dari berbagai wanua-wanua, bulu berarti gunung dan matanre berarti tinggi serta wanua yang berarti desa. Sistem pemerintahan kerajaan dan desa sudah mempunyai kepemimpinan dan adat istiadat masing – masing di setiap wanua, pemimpin terdahulu disebut dengan nama Matowa / Petta / atau Arung.

Mattabulu juga menjadi salah satu desa yang bersejarah terbentuknya Kabupaten Soppeng, karena orang-orang yang bermukim di Kabupaten Soppeng sekarang, dulunya berada dari berbagai wanua atau puncak – puncak gunung yang turun bermukim di kota  Kabupaten Soppeng,  salah satunya ialah warga terdahulu yang telah lebih dahulu bermukim di Desa Mattabulu atau yang dulunya di sebut dengan kerajaan Bulu Matanre.

 

Letak desa Mattabulu Sekitar 7 kilometer ke arah Barat dari pusat kota Kabupaten Soppeng, desa mattabulu berada di Kecamatan Lalabata, desa ini mempunyai luas 50 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 1.392 jiwa serta semua penduduknya beragama islam, dan terdiri dari 2 dusun yaitu dusun cirowali dan dusun teppoe dulunya daerah ini menjadi bagian dari kelurahan bila dan di jadikan desa persiapan pada tahun 1988 selain itu di daerah mattabulu juga pernah menjadi bagian dari kerajaan Bulu Matanre. matta berarti besar, sementara bulu’ adalah gunung, sehingga bisa dikatakan bahwa arti dari nama mattabulu ialah gunung yang besar dan bisa di buktikan dari letak geografis desa mattabulu yang di kelilingi oleh gunung serta bukit, desa ini berada di kaki gunung tertinggi Kabupaten Soppeng, desa ini mempunyai ketinggian 1000 MdPL (Meter di atas permukaan laut). Kehidupan sosial budaya di desa ini sangat khas dengan keramahan warganya, di mana Sumber Daya Alam yang ada di desa ini juga sangat menjanjikan, mata pencaharian warga sehari hari di desa ini yaitu berkebun seperti memetik cengkeh, kopi, getah pinus, kemiri, keloak dan mengolah air nira dari pohon aren, yang di buat tuak minuman khas Bugis, air nira dari olahan pohon aren ini dapat menjadi gula aren atau sering di sebut oleh masyarakat setempat yaitu golla cella dimana penghasilan dari olahan gula aren ini mampu menjadi lahan penghasilan masyarakat setempat selain kopi dan cengkeh. Selain dari itu keindahan dan pesona alam yang ada di mattabulu juga tidak kalah menariknya ada beberapa objek wisata yang ada di desa ini bukan hanya itu desa mattabulu juga masih menjaga baik adat istiadat yang ada, takkala menariknya hewan endemik seperti monyet juga masih ada di desa ini.

 

PROFIL DESA MATTABULU KECAMATAN LALABATA
2019 2020
Lihat Data Lihat Data